Pecundangkah kau?

akan aku gambarkan hidup seseorang yang tanpa tujuan…
dia tak tahu apa impiannya…ataupun ketika dia memilikinya, dia akan merasa tak akan pernah meraihnya… jadi sia-sia saja dia bermimpi…
dia tak tahu apa yang ditakutkannya…padahal sebenarnya kegagalan yang ditakutkannya..
dia tak melihat adanya harpaan…padahal dengan harapan itulah seseorang bisa hidup
dia tak tahu kemana dia harus pergi…padahal waktu tak pernah menunggu sampai dia menemukan apa yang menjadi tujuannya itu
dia gelisah, takut, kecewa, sedih, tanpa alasan… padahal dia tahu bahwa itu tak nyaman
dia ingin berubah…tapi semua hanya diangan-angankan saja..karena ia malas untuk berubah…jadi buat apa angan itu? buang saja
dia hanya melihat bahwa dunia ini kejam, menakutkan, dan mempermainkannya saja…
padahal yang sesungguhnya adalah dia yang dipermainkan oleh dirinya sendiri…
dia tak akan pernah menemuka jalan keluar dari masalah apapun yang menimpanya, karena kebiasaan dia yang hanya meratapi tanpa mencari apa solusinya
dia merasa orang paling malang sedunia, padahal semua ada di sekelilingnya
dia akan menjadi buta, tuli, pincang, cacat… dan pada akhirnya mati sebelum alam menguburnya
dia hanya menjadi mayat hidup yang tak berguna
jangankan memberikan manfaat bagi sekitar, untuk berdiri sendiri saja ia tak sanggup
kemudian dia mati tanpa tahu kemana setelahnya ia akan pergi
padahal maut tak kenal kompromi… akhirnya tak ada seorangpun yang menghargainya, karena diapun tak bisa menghargai dirinya sendiri
kehilangan makna hidup, atau malah belum menemukan apa makna dari hidup ini
bisa jadi dia tahu apa yang dia rasakan sekarang
bisa jadi dia sadar ia akan menjadi pecundang
sayang sekali dia tak mau berusaha, atau tak tahu harus berbuat apa
hanya menunggu uluran tangan tanpa mau memikirkan jalan yang harus dibuatnya sendiri
tanpa sadar dia menjadi pengemis kehidupan…
menggantungkan nasibnya pada orang lain
padahal orang lain sibuk untuk membuat nasibnya sendiri untuk jadi lebih baik
padahal tak ada orang yang mampu membantunya kecuali dirinya sendiri
ingin berubah… tapi di mulut saja
tak akan ada orang yang percaya kalau dia mau berubah
omong kosong belaka….
baginya yang merasa tersinggung dengan tulisan ini, silahkan renungkan sendiri
dan berinisiatiflah untuk berbuat sesuatu…
mintalah saran, bukan minta untuk digantungkan….
karena kalau sampai itu terjadi… berarti orang yang sok kuat mampu digantungi nasibnya itu,
dia pun pecundang….
Sorry …. i have to say that..
karena jaman sekarang akan semakin banyak melahirkan pecundang2 baru yang mengaku-aku pemenang
semua orang berhak berpendapat…  masing-masing orang akan bertanggung-jawab atas diri mereka masing-masing
termasuk aku..
silahkan pilih saja, selamanya jadi pecundang, atau ingin berubah esok (sekedar ingin, semua orang juga bisa)
padahal mungkin esok kau sudah mati…
atau berubahlah dari sekarang, dari kecil, dan tentunya dari dirimu sendiri…
tak perlu sibuk mengurusi orang lain
melihat keburukan dan kekurangan kita, itu sudah cukup membuat kita sibuk…

Iklan

There are no comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: