Archive for Mei, 2008

Sabar, hingga saat itu datang…
Mei 3, 2008

Kala ku kegelisahan itu datang

Saat semua tertawa senang sedangkan aku terfikir bahwa aku sendirian, ketika aku menginginkan ada seseorang datang, dan akan membawa kebahagiaan…Mungkin melihat sekitar yang ramai akan hingar bingar, lupa bahwa kematian sedang menatap nanar…

aku lupa bahwa aku tak sendirian

aku lupa bahwa ada Engkau yang selalu menemaniku, yang memberiku kebahagiaan, memberi dan mencukupiku…aku yang lupa bahwa semua pasti ada masanya, bahwa semua ada jalannya dan punya pasangannya..

Rabb aku tak meminta waktu otu dipercepat, aku tak inginkan semua sempurna…

Ku ingin berdoa semoga Engkau berkenan mengaruniakanku kesabaran

Kesabaran dari sifat sabarMu ya Rabb, kesabaran yang datang dariMu Tolong perkenankan aku menjadi hamba yang percaya pada Rabb-nya, menjadi hamba yang akan selalu menerima semua pilihanmu untukku. Hamba yang hanya menginginkan ridhoMu….

Hamba sadar, hamba bukan manusia yang kuat, tolong karuniakan aku kekuatan

Hamba bukanlah orang yang lembut dan sabar, jadi hamba mohon Engkau berkenan melimpahkan kelembutan hati dan kesabaran

Hamba bukanlah orang yang mudah percaya, jadi tolonglah agar hamba bisa percaya sepenuhnya pada keputusanMu

Hamba bukanlah orang yang pandai memasrahkan sesuatu, tolonglah hamba agar mampu menyerahkan segala urusan padaMu

Rabb, Engkau lebih mengenalku dibanding diriku sendiri, aku semakin yakin Engkau tahu siapa dan apa yang terbaik untukku, hamba bermohon semoga Engkau berkenan memberiku yang terbaik, dan agar aku ridho terhadap keinginanMu, bukan sekedar keinginanku yang terpenuhi dengan obsesi semata, keegoisan diri yang buta.

Maag ya Allah, andaikan aku terlalu banyak meminta, sungguh hamba tak berani, hamba takut andaikata ini termasuk menuntutMu. Maaf ya Allah, hamba yang hanya bisa meminta tanpa bisa mempersembahkan sesuatu pada sisiMu…

Rabb, sekarang aku tak akan pernah lagi merasa sendirian selama aku mengingatMu, semoga Engkau selalu menahanku agar aku tak akan meninggalkanMu lagi. Rabb, siapapun dia yang akan kau berikan untuk mendampingiku dalam menyempurnakan separuh agamamu, hamba percaya Engkau akan memberikan yang terbaik untukku, karena aku tahu Kau lebih tahu dariku, karena aku tak lebih tahu dariMu. Siapapun dan kapanpun, semoga Engkau berikan aku kesabaran hingga waktu itu datang, puasa panjang ini akan aku jadikan sarana agar semakin bisa mengenalMu…

Allah…siapapun, apapun, dan kapanpun, semoga Engkau berkahakan kesabaran dan keikhlasan pada hambaMu yang lemah ini…

Ami….n